BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4

DIDUGA PERAMBAHAN HUTAN LINDUNG,TANPA BUKTI PETUGAS KEHUTANAN MENGATAKAN PERAMBAHAN DILUAR KAWASAN.

PATROLI HUKUM.COM,         Diduga perambahan hutan didusun kuta pinang desa kuta saga kecamatan kerajaan kabupaten pakpak bharat sumut,senin...

PATROLI HUKUM.COM,

        Diduga perambahan hutan didusun kuta pinang desa kuta saga kecamatan kerajaan kabupaten pakpak bharat sumut,senin 14/12/2020 di duga perambahan tersebut di ketahui pihak petugas kehutanan resort Dairi sumut.pelaku sudah lansia sebut saja D(70)meneteskan air mata di depan petugas kehutanan dan di depan team awak media.

         Ketika di konfirmasi awak media,petugas kehutanan N(43) mengatakan kalau perambahan tersebut berada di luar kawasan hutan lindung wilayah dusun kuta pinang desa.kuta saga kecamatan kerajaan.tapi ketika di mintai bukti perambahan tersebut diluar kawasan hutan,petugas kehutanan tidak dapat menunjukkan bukti yang akurat kalau kayu tersebut bukan hasil perambahan hutan kepada awak media.

           Bahkan salah satu petugas kehutanan sebut saja D(34)mengatakan kalau pihak kehutanan resort dairi akan menunjukkan bukti peta kehutanan saja,bukan bukti perambahan hutan yang dilakukan oleh seorang kakek usia 70 tahun tersebut yang terjadi diluar kawasan kehutanan.

        Menurut keterangan kakek kalau bahan kayu jadi tersebut akan di gunakan untuk pembangunan mushalla di salah satu Sekolah  Menengah Atas(SMA)di kecamatan kerajaan kabupaten pakpak bharat,diduga perambahan hutan tersebut di tutup-tutupi petugas kehutanan resort Dairi.

        Tidak sampai begitu saja,team awak media akan melakukan investigasi ke lokasi di duganya tempat perambahan hutan tersebut di dusun kuta pinang desa kuta saga kecamatan kerajaan dalam beberapa hari kedepan.mengingat pernyataan petugas kehutanan resort dairi.

       Yang dimana menurutnya N(43) kalau perambahan tersebut tidak berada di dalam kawasan hutan lindung yang ada di kuta pinang desa kuta saga,setelah mengkonfirmasi petugas kehutanan di kediaman perambah kakek 70 tahun tersebut.awak media langsung menuju salah satu Sekolah Menengah Atas(SMA)di kecamatan kerajaan,guna melengkapi bukti serta keterangan dari pihak sekolah tersebut.

          Karena jika dilihat dari jumlah bahan kayu tersebut.menurut prediksi hasil peninjauan awak media di lapangan diduga kayu tersebut sudah dijual kepada sebahagian pembeli,menyikapi bahan tersebut sudah beberapa hari ditempatkan dilokasi penyimpan.

         Tetapi kepala sekolah tidak berada di tempat ketika hendak di temui,diharapkan kepada GAKUM kehutanan Resort Dairi agar menindaklanjuti bagi siapa saja yang telah merambah hutan jika terbukti hal tersebut melanggar aturan kementerian kehutanan.(Abdi/red)

COMMENTS