BREAKING NEWS$type=ticker$cols=4

Sesuai Kesepakatan, PT San Xiong Steel Indonesia Telah Kabulkan Semua Permohonan Keluarga Korban Kecelakaan Kerja

Patrolihukum.com, Lampung Selatan,  Kepala Disnaker Kabupaten. Lampung Selatan, Dra Intji Indriati MH memfasilitasi mediasi antara Idris den...

Patrolihukum.com,

Lampung Selatan,  Kepala Disnaker Kabupaten. Lampung Selatan, Dra Intji Indriati MH memfasilitasi mediasi antara Idris dengan Manajemen PT San Xiong Steel. Dalam pertemuan terakhir, kedua belah pihak yang berselisih dapat duduk bersama dan dengan penuh keharuan bersepakat damai dan dituangkan dalam surat perjanjian bersama dengan tanpa paksaan.


"Mediasi ini sengaja dilakukan agar kedua belah pihak bisa saling berbicara bersama dengan hati dan penuh kesadaran di tempat ini. Karena sebelumnya komunikasi intensif sering kami lakukan kepada kedua belah pihak yang berselisih ini dan aturan tetap menjadi aturan yang harus ditegakkan, yang jelas perusahaan ini sudah berjalan sesuai dengan SOP dan K3 yang ada,”kata Intji Indriati dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.


Hasil dari mediasi yang difasilitasi oleh Disnaker Kab.Lampung Selatan Akhirnya mendapat kesepakatan bersama yang tertuang dalam surat Surat Kesepakatan Bersama dan telah ditanda tangani. Yang pada intinya Bahwa pihak PT San Xiong Steel Indonesia sepakat memberikan Uang kepada keluarga korban kecelakaan kerja sebesar Rp 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah).


Dalam surat kesepakatan bersama tersebut juga menyatakan bahwa Pihak PT San Xiong Steel Indonesia akan mempekerjakan anak dari  pekerja yang menjadi korban kecelakaan kerja (atas nama Riska Anggraini) sepanjang anak tersebut tidak melakukan pelanggaran peraturan perusahaan. 


Terkait peristiwa kecelakaan kerja, Pihak management PT San Xiong Steel Indonesia menyayangkan adanya pemberitaan miring di sejumlah media online yang seakan terkesan menyudutkan perusahaan,Sejumlah media yang menerbitkan pemberitaan terkait kecelakaan kerja itu dinilai tidak berimbang (cover both side).


Tidak adanya konfirmasi dan tidak ada keberimbangan, Sehingga pihak PT San Xiong Steel Indonesia menilai telah merugikan pihak perusahaan.


Padahal HRD PT San Xiong Steel Indonesia (Clara) telah membuktikan bahwa perusahaan telah bertanggungjawab secara penuh atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di PT San Xiong Steel Indonesia.


“Saya sebagai HRD diminta secepatnya oleh pihak perusahaan agar kecelakaan tersebut segera diurus sesuai aturan,”ujar Clara.


Namun setelah diklarifikasi oleh pihak management PT San Xiong Steel Indonesia Beberapa media yang telah menerbitkan berita yang dinilai tidak berimbang tersebut akhirnya menutup (take down) berita tersebut.(Marlin/red)

COMMENTS