Sangat Disayangkan Pembangunan Rumah Kompos Di Desa Sipira, Kini Mangkrak Tak Difungsikan

PatroliHukum.Com Samosir(27/05/2026) 

Desa Sipira,Kecamatan Onan Runggu,Kabupaten Samosir Rumah kompos yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa Sipira kini terbengkalai dan belum pernah difungsikan sejak selesai dibangun. Padahal fasilitas tersebut direncanakan untuk mengolah sampah organik warga menjadi pupuk kompos.


Pantauan di lapangan menunjukkan bangunan rumah kompos berdiri di pinggir jalan ringroud dengan kondisi pintu terbuka. Area sekitar mulai ditumbuhi rumput .Sementara peralatan pengomposan yang seharusnya ada di dalam ,juga tidak ada terlihat.


Warga sekitar mengaku belum pernah melihat kegiatan pengolahan sampah di lokasi itu.

“Dibangunnya tahun 2024 dengan jumlah anggaran kurang lebih RP 150.000.000, tapi sampai sekarang tidak ada aktivitas.


Minim Sosialisasi dan PerencanaanLanjut.Menurut warga, tidak ada sosialisasi lanjutan setelah pembangunan selesai. Tidak ada petugas yang ditunjuk mengelola, jadwal operasional, maupun pelatihan bagi warga tentang cara menggunakan fasilitas tersebut.


Padahal tujuan rumah kompos adalah mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus menghasilkan pupuk untuk pertanian warga. Jika difungsikan, fasilitas ini bisa memotong biaya pembelian pupuk dan menjaga lingkungan Desa tetap bersih.


Dana Desa Perlu Diawasi Pasca Pembangunan.Sangat disayangkan rumah kompos di Desa Sipira menjadi contoh bangunan Dana Desa yang terhenti di tahap fisik tanpa ada rencana pemanfaatan.Masalah ini muncul karena perencanaan berhenti peruntukan pembangunan, tanpa memikirkan manfaatnya kepada warga.


Hingga berita ini diturunkan, tidak ada respon dari pemerintah Desa Sipira saat dichat lewat whatshap mengenai rencana pemanfaatan rumah kompos tersebut.


Dengan ini masyarakyat Desa Sipira,dan sekaligus aliansi pers sangat berharap kepada Inspektorat kabupaten Samosir ,untuk melakukan pemeriksaan fisik yang ada didesa Sipira,guna lebih memikirkan manfaat bangunan tersebut kepada warga Desanya.

(Nurhayati P)

Post a Comment

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال