Buat Berita Hoax, Beberapa Desa di Kecamatan Silahisabungan Akan Mengadu Kepada Dewan Pers dan Pihak Terkait

Patroli lhukum.com// Terkait pemberitaan Hoax pada salah satu akun  media sosial (tiktok), yang mengatakan bahwa beberapa desa di kecamatan  silahisabungan bermasalah pada pelaksanaan pengerjaan ketapang dan pengolahan anggaran desa. 



Hal tersebut dibantah langsung oleh beberapa kepala desa terkait pemberitaan tersebut. Hehe Raya Sihaloho menjelaskan pada hari kamis tanggal 08/10/2026 bahwa pada akun media sosial tiktok(BB TV) langsung oleh beberapa kepala desa terkait pemberitaan tersebut. 


bahwa berita tersebut tidak sesuai Dengan apa yang terjadi dilapangan soal dana 500 juta, tentang pengerasan 500 Juta itu tidak ada dianggaran desa,yang ada adalah pembuatan rabat beton sepanjang 500 meter, pengadaan gorong gorong dan paret semen sepanjang 43 meter,jadi semua yg diberitakan satu pun tidak ada benarnya dan tidak sesuai fakta, yg tujuannya hanya membuat resah dan menimbulkan rasa tidak percayanya masyarakat kepada kepala desa..

sementara setiap pembangunan didesa semua harus melalui musyawarah ,tidak ada kewenangan kepala desa untuk mengambil keputusan sendiri karena semuanya diputuskan dalam Musrembang Desa, Tegas Hehe Raya Sihaloho sebagai kepala Desa Paropo l.


Di tempat berbeda Sardi Situngkir sebagai kepala Desa Paropo menjelaskan kepada awak media saat dikonfirmasi langsung menjelaskan bahwa wartawan yang memberitakan di salah satu media sosial Tiktok tersebut tidak sesuai fakta. 


Dana gilingan padi itu tidak ada dan tidak pernah kami Terima sebesar209 juta, karna memang tidak Perna ada anggaran untuk gilingan padi, saya selaki kepala desa sangat di zolimi terkait pemberitaan yang asal dibuat yang mengakibatkan kerisauan di tengah masyarakat kami. Saya bersama kepala desa yang lain akan segera mengadukan hal ini kepada Dewan Pers dan pihak Terkait, tegas Sardi kepada awak media. 


Sedangkan kepala Desa Silalahi lll Alex Daner Situngkir juga merasa keberatan dan dirugikan Terkait berita hoax tersebut dalam pemberitaan tersebut saya dikatakan pulang dan meninggalkan kantor jam 10.00 Wib padahal saya baru selesai meninjau salah satu proyek buka jalan lingkar yang dikerjakan oleh TNI sehingga saya tidak berada dikantor saat itu, jelas Alex Situngkir. 


Sedangkan salah seorang aparat desa Silalahi lll inisial CS yang hadir di kantor saat wartawan tersebut berkunjung memaparkan bahwa wartawan itu buat berita ketua ketapang disebut sudah meninggal padahal ketua ketapang Silalahi lll itu masih hidup dan sehat ,masyarat pasti sudah tahu kwalitas wartawan seperti itu dan perlu dilaporkan kepada Dewan Pers dan pihak Terkait, tegas CS sebagai aparat Desa Silalahi lll.

Post a Comment

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال